Jamie Vardy Hampir Saja Tinggalkan Leicester City dan Sepak Bola

Dunia sepak bola nyaris saja kehilangan Jamie Vardy. Itu dapat terjadi jika Craig Shakespeare tidak melakukan intervensi. Pelatih anyar Leicester City itu terus merayu Vardy agar terus aktif di lapangan hijau.Vardy tidak datang dari klub yang punya sejarah panjang. Namanya juga baru populer setelah sukses membantu Leicester City menjuarai Liga Primer 2015/2016, dan merengkuh sejumlah penghargaan individu.Tapi, Vardy mungkin saja tidak akan terkenal jika bukan karena campur tangan Shakespeare. Pasalnya, Vardy pernah berpikir ingin meninggalkan sepak bola pada 2013. Saat itu Leicester City masih berkutat di Championship. Ketika itu performa Vardy jauh dari memuaskan, dan seperti kurang mencintai si kulit bundar. Itu membuat bomber berusia 30 tahun tersebut sempat berniat hijrah ke Ibiza untuk menjadi duta pesta. Tugas kami adalah terus mendukung para pemain. Terkadang mereka dihinggapi keraguan. Itu pernah dialami Jamie Vardy. Dia nyaris meninggalkan sepak bola karena terus mengalami masa tidak mengenakan, ucap Shakespeare, dilansir skyport.Shakespeare membeberkan Vardy sempat ragu bisa meraih sukses dari sepak bola. Soalnya, dia datang dari klub kecil, yakni Fleetwood Town. Sedangkan saat itu Leicester City juga bukan klub besar seperti sekarang.Itu sebabnya ketika datang tawaran pekerjaan yang menggiurkan di Ibiza, Vardy hampir menerimanya. Tapi, Shakespeare mencegahnya dan memintanya agar terus jadi pesepak bola. Dan, hasilnya, nama Vardy kini dikenal di seluruh dunia.Kami mengatakan kalau dia mungkin tidak hanya akan tampil di Liga Primer, juga bisa saja bisa membela timnas Inggris. Kami terus berkata tetap menginginkannya dan percaya padanya. Untung aja, dia tidak jadi pergi ke Ibiza, pungkas Shakespeare. (mir)

coachsusaonlines.net prediksi togel hongkong Sumber: Sindonews