Sardar Azmoun, Messi dari Iran, Tolak Liverpool Karena Ogah Jadi Cadangan

Meskipun ada kesempatan pergi ke Anfield pada jendela transfer musim dingin lalu, penyerang internasional Iran ini tidak mau kedatangannya ke kubu The Reds cuma sekadar berujung sebagai pemanis bangku cadangan.
Berusia 22 tahun, Sardar Azmoun dilirik banyak klub setelah penampilan impresifnya di Eropa, baik di Liga Champion maupun Liga Europa. Meskipun pada akhirnya Rostov tamat di tangan Manchester United pada babak 16 besar Liga Europa, Azmoun yang haus gol tetap jadi perhatian utama.
Liverpool menyatakan ketertarikan. Tetapi Sardar Azmoun juga sadar, kemampuannya saat ini hanya bakal membuatnya bertarung sebagai pemain pelapis saja. Faktanya, toh The Reds sudah memiliki segudang pemain internasional yang lebih berpengalaman di sektor depan.
Azmoun menuturkan, Ada pembicaraan bahwa Liverpool tertarik kepada saya selama jendela transfer musim dingin lalu. Tetapi, saya tidak merasa yakin, waktu perpindahannya tepat. Saya hanya akan tampil beberapa laga, lantas menghabiskan sekian waktu di bangku cadangan karena Liverpool hanya mencari pemain untuk mengisi kekosongan dalam sebagian kecil (laga) mereka musim ini.

Meskipun demikian, bukan berarti Sardar Azmoun lantas menutup segala kemungkinan. Ia siap pindah di kemudian hari, bergabung dengan klub ternama Eropa, dan tidak akan menghabiskan waktu selamanya di Rostov, yang cuma tim di Liga Rusia.
Katanya, Saya ingin pindah ke klub besar agar bisa berkembang sebagai pemain; dan oleh karenanya, saya akan memilih waktu yang tepat dengan presisi yang tepat pula (untuk memastikan datang sebagai pemain bintang). Saya yakin, akan bermain di klub elite Eropa dalam waktu dekat.
Dalam sejarah sepakbola Iran, ada nama Ali Daei dan Ali Karimi yang cukup terkenal di Bundesliga dekade lalu. Bisa jadi Sardar Azmoun memilih jalur ke Liga Jerman pula.

coachsusaonlines.net 99 domino Sumber: Sidomi